Siap Menang, Estudiantes Tidak Boleh Remehkan Pohang


Pohang Steelers v Estudiantes

ABU DHABI – Sejak pentas Piala Dunia Antarklub digulirkan, partai puncak atau final selalu mempertemukan wakil Amerika Selatan dan Eropa. Nah, tradisi itu diprediksi tetap terjaga di ajang FIFA Club World Cup 2009.

Sejumlah pengamat mengatakan, final tahun ini bakal mempertemukan Estudiantes (jawara Libertadores) melawan Barcelona. Prediksi itu tak berlebihan. Pasalnya, dua klub dari dua kutub kekuatan sepak bola tersebut punya modal untuk mencapai final.

Tapi, prediksi itu bisa saja meleset. Ini terjadi jika Estudiantes gagal melewati hadangan Pohang Steelers di laga semifinal di Mohammed Bin Zayed Stadium malam nanti.

Kubu Estudiantes tak mau jemawa. Namun, Juan Sebastian Veron dkk tak menampik bahwa mereka berambisi menjadi jawara di ajang tersebut. Karena itu, mereka sengaja datang lebih awal agar cepat menyesuaikan diri dengan kondisi di Abu Dhabi.

“Siapa pun lawan yang akan kami hadapi, kami siap menang. Tapi, sekarang kami harus fokus menang di semifinal,” papar Rodrigo Brana, gelandang Estudiantes kepada Jawa Pos.

Kendati berasal dari level kompetisi yang lebih baik, Estudiantes memang tidak boleh meremehkan Pohang. Klub asal Korea Selatan (Korsel) tersebut dikenal punya daya juang tinggi saat bertarung di lapangan. Mereka juga berambisi membalik tradisi partai final yang selalu mempertemukan wakil Eropa dan Amerika Selatan.

Pohang melaju ke semifinal setelah menundukkan wakil Afrika TP Mazembe 2-1 (11/12). “Pohang harus diwaspadai. Kami menyaksikan siaran langsung laga mereka melawan Mazembe,” ungkap Brana.

Tapi, Estudiantes punya reputasi hebat di ajang Piala Dunia Antarklub. Selain itu, secara tradisi, klub-klub asal Amerika Selatan selalu berhasil menembus partai puncak. Bahkan, tiga di antaranya menjadi juara. Yakni, Corinthians, Sao Paulo, Internacional.

Estudiantes pernah tiga kali berpartisipasi dalam Piala Intercontinental. Mereka pernah menjuarainya pada edisi 1968. Kebetulan, si penentu kemenangan adalah Juan Ramon Veron, ayah kapten Estudiantes Juan Sebastian Veron.

Apalagi, Estudiantes kini diperkuat sederet pemain berpengalaman. Di antaranya, striker Mauro Boselli, 24. Meski masih muda, dia punya pengalaman tampil di Piala Dunia Antarklub edisi 2007 di Jepang. Ketika itu, dia membela Boca Juniors.

Saat menghadapi Pohang, tactician Estudiantes Alejandro Sabella punya cukup banyak opsi pemain. Apalagi, mereka bisa menggunakan tenaga Jose Ernesto Sosa yang ditarik dari Bayern Munchen dengan status pinjaman. Hanya, mereka harus kehilangan Jeronimo Neumann yang sakit.

Di sisi lain, Pohang mengakui bahwa Estudiantes termasuk tim yang sulit dikalahkan. “Kami hanya terpisah sekitar 90 menit dari partai puncak. Ini kesempatan terbaik yang belum tentu akan datang lagi. Kalau para pemain menunjukkan semangat seperti saat melawan Mazembe, saya yakin tim ini bakal sukses,” koar Sergio Farias, pelatih Pohang. (ham/bas/jawapos)

Facts and Figures:

1. Estudiantes terakhir kali tampil di Piala Dunia Antarklub pada 1970. Ketika itu mereka dikalahkan Feyenoord 2-3.

2. Mauro Boselli dua kali tampil di ajang Piala Dunia Antarklub di dua klub berbeda. Pada 2007 dia membela Boca Junior, tahun ini dia membela Estudiantes.

3. Pada lima edisi terakhir Piala Dunia Antarklub, wakil Amerika Selatan selalu berhasil menembus final. Tiga diantaranya (Corinthians, Sao Paulo dan Internacional) menjadi jawara.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s