AS-Eropa Membeku Oleh Salju, Puluhan Orang Tewas


Musim dingin tahun ini menjadi musim dingin yang menyiksa bagi warga Eropa dan AS. Puluhan orang dilaporkan tewas di Eropa akibat salju tebal dan suhu udara dingin yang ekstrim. Hujan salju juga mengganggu lalu lintas jalan, kereta api dan penerbangan dan membuat ribuang orang membatalkan rencana liburan akhir tahunnya.

Di Polandia, suhu udara mencapai -20 derajat Celsius dan menyebabkan 42 orang tewas selama tiga hari terakhir. Korban tewas kebanyakan lelaki tunawisma berusia antara 35-50 tahun. Jika dihitung sejak awal Desember, jumlah korban tewas akibat suhu dingin di negeri itu, sudah mencapai 69 orang. Untuk mencegah korban lebih banyak, aparat kepolisian dan pegawai pemda setempat berpatroli dan berusaha mengajak para tunawisma untuk berlindung ke tempat-tempat singgah yang disediakan.

Di Ukraina, 27 orang dilaporkan tewas karena kedinginan. Sementara di Jerman, enam orang tewas dan di Austria tiga orang tewas akibat kecelakaan sejak musim dingin tiba. Di Perancis, perusahaan listrik terpaksa memotong penggunaan listrik alias melakukan pemadaman untuk sekitar 2 juta orang di wilayah tenggara untuk menghindari pemadaman listrik yang lebih luas. Akibatnya, sejumlah distrik di Merseille dan pinggiran kota Nice gelap gulita menjelang sore tiba. Di Perancis dilaporkan dua orang tunawisma tewas karena suhu udara yang terlampau dingin.

Bandara dan otoritas jalan bebas hambatan di Jerman, Belanda, Portugal, Spanyol dan Prancis terpaksa membatalkan sejumlah jadwal penerbangan karena jalan tol dan landasan pacu bandara tertutup salju tebal. Di beberapa wilayah Eropa, ketebalan salju mencapai 50 centimeter.

Akibat pembatalan penerbangan, sekitar 700 penumpang menginap di Bandara Schipol-Amsterdam. Bandara Frankfurt dan Duesseldorf di Jerman, lebih dari 500 penerbangan dibatalkan atau dialihkan ke tempat lain. Bandara Charles de Gaulle di Paris membatalkan 20 persen jadwal penerbangannya.

Di AS, sejumlah kota besar mulai dari Washington hingga Boston juga lumpuh karena salju yang ketebalannya mencapai dua kaki. Di New England, ketebalan salju bahkan mencapai 41 centimenter, sementara di New York City pada hari Minggu kemarin, tertutup salju tebal hingga 11 inci. Kondisi serupa juga melanda Washington dan musim dingin kali memecahkan rekor bulan Desember terdingin di AS dengan ketebalan salju mencapai 16 inci.

Salju tebal dan suhu udara dingin yang ekstrim di AS juga menyebabkan kekacauan jadwal penerbangan dan warga AS yang ingin berbelanja untuk keperluan natal dan tahun baru. (ln/aljz/eramuslim)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s