Laporan Pemerintah: 200 Wanita Denmark Mengenakan Cadar


Pemerintah Denmark baru-baru ini telah membeberkan sebuah laporan awal mereka tentang cadar di Denmark, dan laporan ini telah dirahasiakan selama berbulan-bulan.

Surat kabar Denmark menyatakan: “Ada sekitar 100-200 wanita Denmark yang mengenakan Burqa, yang menutup seluruh tubuh termasuk wajah mereka dan hanya menyisakan sedikit di mata.”

Surat kabar ini melaporkan hal ini berdasarkan dari informasi yang dibuat oleh pihak pemerintah sejak bulan Agustus lalu.

Dan menurut laporan pemerintah tersebut, yang dipublikasikan di internet, menyebutkan bahwa 50% wanita Denmark yang mengenakan cadar ini adalah warga Denmark yang masuk Islam.

Pemerintah Denmark saat ini telah memutuskan membentuk sebuah komite untuk mengkaji fenomena Burqa setelah adanya tuntutan dari kelompok konservatif di dalam pemerintah Denmark yang mendesak adanya pelarangan penuh bagi muslimah yang mengenakan pakaian yang menutup seluruh tubuh di tempat umum.

Surat kabar Denmark juga melaporkan bahwa kelompok konservatif yang berada di pemerintahan harus mengundurkan diri terlebih dahulu dari departemen kehakiman Denmark sebelum mereka mengeluarkan larangan tersebut karena hambatan konstitusional.

Perlu dicatat bahwa Denmark sebelumnya telah memicu gelombang aksi protes di seluruh dunia Islam sejak awal milenium baru karena perdebatan tajam atas budaya kaum imigran dari negara-negara Muslim dan terlebih lagi kasus penerbitan kartun Nabi Muhammad di surat kabar Jyllands Posten Denmark pada tahun 2005 yang lalu.(fq/imo/eramuslim)

2 responses to “Laporan Pemerintah: 200 Wanita Denmark Mengenakan Cadar

  1. MUKTAMAR VIII NAHDLATUL ULAMA
    Keputusan Masalah Diniyyah Nomor : 135 / 12 Muharram 1352 H / 7 Mei 1933 Tentang
    HUKUM KELUARNYA WANITA DENGAN TERBUKA WAJAH DAN KEDUA TANGANNYA

    Pertanyaan :
    Bagaimana hukumnya keluarnya wanita akan bekerja dengan terbuka muka dan kedua tangannya? Apakah HARAM atau Makruh? Kalau dihukumkan HARAM, apakah ada pendapat yang menghalalkan? Karena demikian itu telah menjadi Dharurat, ataukah tidak? (Surabaya)

    Jawaban :
    Hukumnya wanita keluar yang demikian itu HARAM, menurut pendapat yang Mu’tamad ( yang kuat dan dipegangi – penj ).
    Menurut pendapat yang lain, boleh wanita keluar untuk jual-beli dengan terbuka muka dan kedua tapak tangannya, dan menurut Mazhab Hanafi, demikian itu boleh, bahkan dengan terbuka kakinya, APABILA TIDAK ADA FITNAH.

    SUMBER :
    Ahkamul Fuqaha, Solusi Problematika Hukum Islam, Keputusan Muktamar, Munas, dan Konbes Nahdlatul Ulama (1926-2004 M), halaman123-124, Pengantar: Rais ‘Am PBNU, DR.KH.MA Sahal Mahfudh; Lajnah Ta’lif wan Nasyr (LTN) NU Jatim dan Khalista, cet.III, Pebruari 2007.

    • kenapa yang ditanyakan hanya masalah tidak menutup wajah dan tangan, padahal yang lebih dulu ditanyakan seharusnya adalah masalah memakai pakaian ketat dan wangi2an yang telah da dalil hadits2nya.

      kenpa juga pada pengajian NU tidak pernah dibahas permasalahan pakaian ketat? bahkan ada seorang ketua yayasan smk ma’arif yang anaknya memakai pakaian ketat dengan hanya menggunakan kerudung tipis, dengan memakai celana ketat yang hanya sampai setengah betis? hal ini mengakibatkan seolah hasil muktamar ini hanya hitam di atas putih tanpa ada kelanjutan penjelasan bagi para kyai di daerah.

      juga kurangnya para ulama desa memperingatkan umatnya untuk tidak mengenakan pakaian ketat karena justru ini lebih besar bahayanya. tubuh mereka menjadi terlihat bentuknya. mohon hasil dari muktamar ini lebih diimplementasikan kepada ulama2 untuk memperingatkan umat dari hal ini. dan juga masalah minyak wangi yang digunakan oleh para eperempuan2 yang ancaman di hadits Rasululloh tidak lah kecil.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s