Solo Siapkan Tameng Hadapi Batik China


Siapa bilang China punya batik. “Itu produk tekstil yang bermotif batik.”

Anak-anak di Solo membatik jalan

Sejak diberlakukan perjanjian perdagangan bebas (FTA) ASEAN-China awal Januari lalu, produk tekstil batik China menyerbu Pasar Klewer Solo. Walhasil, produk batik Solo pun menjadi terancam. Walikota Solo segera bertindak, akan mengeluarkan peraturan yang memproteksi batik Solo dari gempuran batik China.

Walikota Solo, Joko Widodo mengatakan, adanya perdagangan bebas ini menyebabkan pihaknya perlu sebuah kewaspadaan. Saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Solo sedang menyiapkan produk Peraturan Daerah (Perda) Pasar Tradisional dan Perda Pasar Modern. Pembahasan perda tersebut diharapkan selesai sekitar satu hingga dua bulan mendatang.

“Kalau perda itu sudah jadi nanti akan ditindak lanjuti dengan yang namanya Peraturan Walikota. Yang nanti isi peraturan tersebut bisa jadi menyangkut produk. Namun, untuk larangan produk kelihatannya tidak mungkin. Akan tetapi, sebuah proteksi terhadap produk batik lokal,” kata Jokowi panggilan akrab Walikota Solo.

Proteksi tersebut, dijelaskan dia, bisa berbentuk pengenaan restribusi terhadap produk batik China. Bahkan, pengenaan beban biaya produk batik China bisa lebih besar dibandingkan produk batik lokal.

“Peraturan itu, nantinya akan diberlakukan kepada para pedagang batik. Kemungkinan pedagang yang menjual batik China, pengenaan beban biaya restribusi, jumlahnya akan ditambah. Namun, mengenai besar kecilnya biaya restribusi itu masih dalam kaijan,” tegas Jokowi.

Selain penambahan jumlah restribusi, untuk proteksi batik lokal dari serbuan batik China menurut Jokowi perlu kesadaran yang menyeluruh dari para pedagang batik. “Yakni, kesadaran kalau menjual batik China itu tidak benar,” terangnya.

Untuk itu, dirinya berencana akan mengunjungi dan memberikan pengertian secara terus menerus kepada para pedagang di pasar batik Klewer Solo dan pusat perdagangan batik lainnya yang ada di Solo. “Produk batik China itu bukan merupakan produk batik. Namun, produk tesktil yang bermotif batik,” papar dia. (vivanews)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s