Dibilang Malas, Adobe Sindir Apple “Ironis”


ADOBE CTO Adobe Kevin Lynch

WASHINGTON – Pernyataan keras CEO Apple Steve Jobs yang menyebut bahwa Adobe pemalas beberapa hari yang lalu ternyata membuat panas kuping pejabat Adobe. Namun, dalam blog perusahaannya, Chief Technology Officer Adobe Kevin Lynch menanggapinya dengan sindiran halus.

Lynch menyatakan Flash saat ini pun sudah jalan di perangkat-perangkat buatan Apple dengan mengaktifkan aplikasi tertentu. Misalnya untuk iPhone, beberapa aplikasi sudah dibuat dengan Flash seperti FickleBlox dan Chroma Circuit.

“Solusi yang sama akan bekerja pula di iPad. Kita siap mengaktifkan Flash pada browser perangkat tersebut jika dan ketika Apple membolehkan untuk para penggunanya, namun sampai hari ini kami belum ditawari kerja sama dari Apple untuk mewujudkan hal tersebut,” jelas Lynch dalam tulisannya Selasa (2/2/2010).

Ia mengatakan sangat ironis kalau Flash tidak bisa jalan di perangkat tablet. Sebab, saat dikembangkan pertama kali sekitar 15 tahun lalu, Flash justru disiapkan untuk perangkat semacam itu yang diperkirakan baru akan digemari tahun ini.

“Flash bisa eksis saat ini karena mengambil alternatif pemanfaatan lainnya,” ujar Lynch. Namun, karena hal itulah Flash menjadi berkembang begitu pesat hingga mendukung fungsi vektor yang membuat gambar di layar tetap memiliki resolusi tinggi meski dilakukan perbesaran.

Dengan mendukung penuh HTML, adopsi Flash di web terbilang sukses. Lynch mengklaim Flash digunakan 85 persen website terkemuka dan 98 persen web di seluruh dunia. Mayoritas game, video, dan animnasi web menggunakan Flash.

“Tim insinyur Flash telah mengambil ancang-ancang untuk memanfaatkan Flash Player yang sudah ke berbagai jenis perangkat,” ujarnya. Saat ini, Adobe tengah mengembangkan Flash Player 10.1 untuk smartphone seperti Android, BlackBerry, Nokia, Palm Pre, dan lainnya termasuk tablet, netbook, dan TV internet.

Lynch pun menegaskan bahwa Flash tidak akan berkompetisi dengan teknologi HTML 5 seperti yang dijadikan alasan oleh Steve Jobs. Menurutnya, Flash konsisten mendukung perkembangan teknologi HTML dan akan berjalan seiring. Malah sebaliknya, kalau teknologi HTML tidak mendukung kemampuan Flash yang ada saat ini malah suatu kemunduran.

“Flash sudah digunakan pada 75 persen video di web saat ini. Jadi, jika teknologi HTML yang baru taik mendukungnya, pengguna maupun pembuat konten kembali ke zaman kegelapan tanpa video di web,” ujarnya.

Jadi, siapa yang sebenarnya ogah bekerja sama? Apple atau Adobe? Steve Jobs atau Kevin Lynch? (kompas)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s