Generasi Muslim Calon Pemimpin Masa Depan


https://i2.wp.com/www.suaramedia.com/images/stories/islam1/mlt_group2.jpg

WASHINGTON – Mereka masih muda, tercerahkan, blak-blakan dan bertekad untuk mengubah wajah Islam di Amerika dan di dunia.

“Kami adalah generasi Muslim berikutnya,” ujar Rushda Majeed, direktur kelompok Muslim Leaders of Tomorrow (MLT).

MLT diluncurkan pada tahun 2004 oleh sekelompok anak muda Muslim peduli komunitas yang memperjuangkan sebuah jaringan revolusioner.

Majeed, yang tumbuh di India Utara, mengatakan bahwa para pendiri MLT ingin mengatasi kekosongan kepemimpinan di antara komunitas Muslim baik di AS maupun Eropa.

“Tujuannya adalah untuk menumbuhkan generasi pemimpin Muslim berikutnya.”

Ia percaya bahwa mereka tidak hanya sekedar mengisi kekosongan kepemimpinan Muslim, tapi membuat kepemimpinan itu menjadi terlihat.

“Kami memang memiliki aktivis komunitas yang bekerja di semua bidang kehidupan. Namun orang-orang tidak banyak tahu tentang para pemimpin dan aktivis komunitas Muslim. Apa yang berusaha dilakukan MLT adalah memastikan bahwa orang-orang tahun tentang mereka.”

MLT secara bertahap memperluas diri dan kini menjadi sebuah program global dan gerakan akar rumput yang mengumpulkan ratusan Muslim dari seluruh dunia.

Konferensi keduanya digelar di Kopenhagen tahun 2006 dengan 175 peserta Muslim dari  25 negara lebih.

“Pada tahun 2009 ketika kami mengadakan konferensi yang ketiga di Doha, Qatar, kami memutuskan untuk membuat program ini menjadi benar-benar global,” ujar Majeed.

Hari ini, MLT adalah kelompok terbesar dari jenisnya, dengan 250 anggota dari 70 negara.

“Kami memiliki semua kelompok dengan berbagai latar belakang ideologi, budaya, dan profesional,” ujarnya.

Semua cabang MLT bekerja menciptakan platform untuk aksi  yang berkelanjutan, kolektif dan penuh informasi, setia pada keragaman dan kemajuan umat Islam.

“MLT sangat berdasarkan pada nilai dan kami meminta para anggota untuk berpegangan pada enam nilai inti Islam: kebebasan, keadilan, pluralisme, perkembangan intelektual, kreativitas, dan kepemimpinan,” ujar Majeed, mengatakan bahwa mereka menerima setiap Muslim berusia 20-45 tahun yang berkomitmen pada nilai-nilai tersebut.

Fokus MLT di AS tidak hanya untuk menciptakan pemimpin Muslim tapi juga untuk membangun jembatan antara komunitas mereka dan masyarakat luas.

“Tantangan terbesar adalah untuk membangun jembatan antara warga Amerika biasa dan kaum Muslim,” ujar Majeed, yang lulus dengan gelar Master bidang Hubungan Internasional dari Universitas Columbia.

Ia menyadari hal itu setelah peristiwa 11 September, beberapa Muslim tidak siap untuk menjawab semua pertanyaan tentang agamanya.

“Terdapat banyak persepsi dengan kurangnya informasi dan pengetahuan.”

Bagi Hussein Rashid, seorang kandidat doktor dari Departemen Bahasa dan Peradaban Timur Dekat Universitas harvard, MLT juga membantu membangun jembatan di antara kaum Muslim dari berbagai negara yang berbeda.

“Pertama kalinya saya mengikuti konferensi MLT adalah di Doha tahun 2009. Itu adalah kegiatan yang membuka mata bagi para peserta terutama mereka yang berasal dari dunia Muslim,” ujarnya.

“Ketika mereka berpikir tentang kehidupan di Amerika, mereka kira itu adalah tentang alkohol dan kaum wanita berkeliaran tanpa busana.”

Rashid, yang lahir dan dibesarkan di New York dan mempelajari Islam secara akademis, mengatakan bahwa kaum muda Muslim Amerika harus melihat perkembangan yang telah tercapai selama beberapa tahun ini dan menambahnya.

“Kita memiliki sebuah tanggung jawab. Kita harus memperbaiki kesalahan yang telah kita lakukan. Kita selalu ditantang untuk membuat diri kita menjadi lebih baik.” (rin/io/suaramedia)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s