Kursus Mualaf Pertama Dibuka Di Norwegia


https://i2.wp.com/www.suaramedia.com/images/stories/2berita/1_3_islam/1umat_muslim_norwegia.jpg

OSLO – Jaringan Islam konversi membuka kursus untuk non-Muslim di Oslo pada hari Kamis (04/03).

“Banyak warga Norwegia yang akan masuk ke Islam,” kata organisasi tersebut.

Anggota dewan Fahad Qureshi berpikir kursus itu adalah yang pertama dari jenisnya di Norwegia, terutama bagi warga Norwegia yang akan dikonversi, dia mengatakan kepada surat kabar Vårt Tanah.

Jaringan tidak ingin hanya fokus pada rencana tersebut dan menolak permintaan dari surat kabar untuk berada di sana untuk hari pertama.

Menurut situs Jaringan islamnet.no, ada kebutuhan untuk rencana pendidikan mereka sendiri sehingga non-Muslim bisa belajar hal-hal penting tentang agama Islam.

Tidak ada data tentang berapa banyak yang memeluk Islam di Norwegia, tapi menurut TV 2 di bulan Desember, sekitar 100 Norwegia terdaftar tahun lalu bahwa mereka masuk Islam. Angka ini didasarkan pada data dari organisasi Islam di Norwegia.

Kursus ini terdiri dari 9 tahap selama lebih dari sembilan bulan. Laki-laki dan perempuan akan pergi ke kursus terpisah, dan akan mendapatkan semua literatur yang diperlukan, sajadah dan jilbab atau Kufi dengan gratis.

Peneliti Agama Jan Opsal dari Sekolah Misi dan Teologi di Stavanger mengatakan konversi ke Islam telah lama menjadi fenomena di Eropa Tengah. Dia tidak terkejut bahwa sekarang ada kursus konversi di Norwegia.

Jumlah komunitas Muslim di Norwegia telah meningkat hampir 40% sejak tahun 2000. Lebih dari 30 komunitas Muslim baru terdaftar di Norwegia dalam lima tahun terakhir.

Angka-angka baru dari Statistik Norwegia (SSB) dan surat kabar Tanah Vårt menunjukkan bahwa rasio komunitas iman meningkat pada kecepatan yang jauh lebih besar daripada rasio Muslim.

Dalam lima tahun terakhir, 15% lebih Muslim yang terdaftar di Norwegia, sedangkan peningkatan masyarakat beriman yang terdaftar adalah 37% pada periode yang sama.

Dua alasan untuk peningkatan masyarakat relijius adalah banyak pencari suaka yang baru serta fakta bahwa lebih banyak yang memilih untuk mendaftarkan komunitas mereka yang lebih kecil, lapor surat kabar itu.

Peningkatan masyarakat Muslim terutama terjadi di luar Oslo.

Ada 92.744 Muslim terdaftar di 126 komunitas Muslim di Norwegia pada tahun 2009 dan terdapat 126 Masjid di Norwegia.

Dalam jumlah anggota masyarakat selain pengikut gereja nasional, Islam adalah agama terbesar kedua di negara dengan 21,5% dari keseluruhan anggota masyarakat.

54,5% adalah orang Kristen (Katolik Roma, Pentakosta), 18,8% milik komunitas non-religius (99% masuk asosiasi Humanistik) dan 5,3% untuk orang lain.

Selama tahun 2009 lebih dari 100 penduduk Norwegia menyatakan diri sebagai Muslim. Fakta tersebut juga ditemui gereja Katolik seiring meningkatnya jumlah orang yang mulai mencari agama baru.

Yusuf Estes, seorang pembicara Muslim asal AS pada Juni lalu melakukan kunjungan ke Norwegia. Setelah pidatonya di Oslo University College, lima mahasiswa menyatakan diri sebagai Islam.

Mereka membaca dua kalimat syahadat di hadapan ratusan teman-temannya.

Meski belum ada data statistik mengenai jumlah pasti orang Norwegia yang masuk Islam, namun TV2 menerima data dari berbagai Masjid, Pusat Islami, dan organisasi Muslim dari seluruh negara.

Tahun ini saja, lebih dari 100 orang yang menjadi Muslim.

Sebagian besar pengikraran diri sebagai Muslim dilakukan di Islamic Center of Grønland, Oslo. Maulana Mehboob ur-Rehman merupakan Imam yang telah mengIslamkan 14 orang. (iw/ie/suaramedia)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s