Mengapa Obama Melakukan Perjalanan Diam-Diam DI Malam Hari Ke Afghanistan?


Perjalanan tanpa pemberintahuan itu berlangsung selama enam jam. Dilakukan pada malam hari. Tidak seperti berbagai rencananya mengunjungi ke berbagai luar negeri, perjalanan Obama ke Afghanistan bisa dibilang sangat mendadak, instan, dan diam-diam.

Bandingkan misalnya ketika akan melakukan lawatan ke Mesir, setidaknya satu bulan sebelumnya, semuanya sudah dipersiapkan dengan matang dan terencana. Begitu juga akan mengunjungi Indonesia, walaupun tidak jadi.

Obama datang dan pergi di saat gelap malam. Seperti mengendap-endap. Dalam pidato singkatnya untuk tentara Amerika di sebuah pangkalan militer, suaranya tampak penuh kegelisahan mungkin menunjukkan ruang lingkup militer Amerika yang ketakutan dan ketidakpercayaan di Afghanistan.

Jika mau ditelusuri dan jujur, tidak ada kata dalam pidato Obama yang menyebutkan adanya prestasi militer AS atau setidaknya memberi kabar baik kepada tentaranya untuk meningkatkan semangat mereka.

Selama sembilan tahun terakhir, pasukan asing di Afghansitan tidak bisa memaksa Taliban mundur.

Jika saja AS punya prestasi spektakuler atau hasil yang nyata, khususnya, dalam operasi baru-baru ini di Marjah, tentunya Obama akan menjadi wasit kepada mereka dalam sambutannya, seperti kasus Palestina dimana AS tampak seolah berdiri-diri di tengah.

Di sisi lain, kunjungan Obama ke Afghanistan diam-diam dan bahkan cenderung tidak menginformasikan Hamid Karzai, cukup jelas menunjukkan bagaimana Amerika bersikap arogan dengan kaki tangan mereka. (sa/qmh/eramuslim)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s