Inggris Gelar Kamp Anti-Teror Unik Untuk Pemuda Muslim


https://i0.wp.com/suaramedia.com/images/stories/4berita/1-8-islam/tahir-ul-qadri_jp.jpg

Dr. Muhammad Tahir ul-Qadri, ulama yang dikenal dengan fatwa anti-terorismenya, merupakan salah satu tokoh yang akan mengisi kamp anti-teror di Inggris yang diperuntukkan pemuda Muslim. (Foto: AP)

LONDON – Acara Muslim besar-besaran pertama yang dirancang khusus untuk menangani ekstrimisme dan terorisme Islam akan diadakan di Inggris akhir pekan ini.

Dimulai pada hari Sabtu (7/8), al Hidayah 2010 adalah acara tiga hari yang akan berlangsung di Universitas Warwick di English Midlands.

Digambarkan sebagai kamp anti teror yang unik, konferensi itu akan membahas isu-isu kontemporer yang dihadapi kaum Muslim seperti terorisme, bom bunuh diri, jihad, dan area topik lainnya.

Sejumlah pakar, akademisi, dan imam Islam akan memberikan pidato dan beberapa workshop, diskusi, serta sesi tanya jawab juga akan digelar.

Acara itu diselenggarakan oleh Minhaj-ul Qur’an Inggris – bagian dari kelompok internasional yang menggambarkan dirinya sebagai organisasi Islam  yang mewakili visi Islam, bekerja untuk perdamaian dan integrasi – dengan lebih dari 1,300 peserta yang telah mendaftar untuk acara itu, masing-masing membayar uang pendaftaran sebesar 200 pound.

“Ini adalah kamp anti teror pertama di Inggris dan saya yakin ini akan mengubah konsep dari banyak pemuda Muslim yang akan belajar langsung dari akademisi yang mengeluarkan fatwa tentang terorisme. Ini akan menjadi pukulan telak bagi kelompok-kelompok ekstrimis di Inggris,” ujar Shahid Mursaleen, juru bicara Minhaj-ul Qur’an.

Minhaj-ul Qur’an disebut-sebut sebagai organisasi yang sangat berpengaruh dan dihormati di kalangan Muslim Inggris, terutama mereka dengan latar belakang Asia Selatan, dan juga merupakan salah satu gerakan terbesar di Pakistan selain cabangnya yang banyak di Inggris.

Pendiri organisasi, Dr. Muhammad Tahir ul-Qadri, pembicara utama di konferensi itu, menjadi berita di bulan Maret setelah mengeluarkan sebuah fatwa yang menentang terorisme dan bom bunuh diri atas nama Islam.

Fatwa setebal 600 halaman itu menjelaskan kenapa bom bunuh diri dan terorisme adalah perbuatan yang tidak Islami, dilarang oleh dan melanggar ajaran Islam.

Peraturan itu adalah penolakan teologis yang paling komprehensif terhadap terorisme Islam sampai hari ini.

Dr. Qadri akan menjelaskan fatwa itu, melatih mereka untuk mengenali ekstrimisme Islam di komunitas mereka sendiri serta memberi mereka alat teologis untuk mengatasinya sendiri. Akademisi itu mengecam terorisme dan ekstrimisme atas nama Islam dan mengkritik konsep Kekhalifahan Islam dan  juga interpretasi tunggal dari Syariah menjadi hukum negara.

“Saya umumkan perang intelektual dan spiritual melawan ekstrimisme dan terorisme. Saya yakin sekarang adalah saatnya bagi akademisi Islam moderat yang percaya pada perdamaian untuk bangkit,” ujar Dr. Qadri sebelum acara.

Quilliam Foundation, lembaga pemikir anti ekstrimisme di London, mengatakan bahwa acara itu akan memberikan kaum Muslim rasa percaya diri dan sarana untuk membasmi virus ekstrimisme dan intoleransi di dalam komunitas mereka.

“Ketika Dr. Qadri merilis fatwanya melawan terorisme awal tahun ini, orang-orang bertanya bagaimana dia akan menyampaikan pesan ini ke orang-orang yang paling perlu mendengarnya. Akhir pekan ini menyediakan jawabannya: sebuah acara selama tiga hari di mana sejumlah akademisi Islam akan melatih 1,300 pemuda Muslim Inggris untuk mengenali dan mengatasi ekstrimisme. Acara ini akan memberikan rasa percaya diri dan alat teologis pada generasi muda Muslim untuk kembali ke komunitas mereka di seluruh Inggris dan membasmi virus ekstrimisme dan intoleransi.”

Sementara itu, Persatuan Pelajar Muda Rusia telah memprakarsai sebuah aksi anti teror di Moskow pada tanggal 31 Maret yang lalu. Sekitar  5,000 orang  diperkirakan ikut serta dalam aksi tersebut. Antara 10,000 sampai 14,000 unit donor keliling akan bekerja di Triumph Square untuk mengumpulkan darah bagi mereka yang menderita akibat ledakan di kereta api bawah tanah Moskow sehari sebelumnya.  Di samping itu, pada sore harinya waktu setempat, sebuah aksi berjuluk “Generasi Melawan Teror” akan dimulai di lapangan yang sama. (rin/jp/eg/suaramedia)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s