Menikahlah dengan siapa saja, asal bukan seorang Muslim


Bagi Susan Carland muallaf asal Australia, awalnya Islam adalah sama sekali bukan agama prioritas untuk dicari kebenarannya. Di tengah kebingungannya dalam kehidupan, ia membuat resolusi untuk mencari kebenaran yang seharusnya menjadi dasar hidupnya. Pencarian kebenaran dilakukan pada semua agama kecuali Islam dan Kristen yang tentunya di anut oleh Susan sejak kecil. Menurutnya, Islam terlihat anarkis dan asing.

Ketika Susan ungkapkan kepada Ibunya bahwa ia melakukan sebuah resolusi agama pada dirinya, ibunda Susan mengatakan “menikahlah dengan siapa saja bahkan seorang bandar narkoba sekalipun, asal bukan seorang Muslim”.

Semua agama ia pelajari, hingga Islam menjadi Islamlah yang tersisa untuk dipelajari. Ia melakukan banyak diskusi chatting di internet dengan beberapa Muslimah. Kesan pertama dari para Muslimah yang dikenalnya adalah bahwa mereka adalah orang yang sangat mengagumkan dan luar biasa. “Mereka dengan sabar menjawab pertanyaan-pertanyaan saya” kata Susan. Ia juga merasakan kebebasan intelektual.

Dua tahun kemudian (19 th), Susan menyatakan diri beragama Islam. Suatu malam ibunda Susan membuat makan malam daging babi iris. Susan mengatakan bahwa ia tidak akan lagi memakannya, seketika itu juga ibunda Susan tahu bahwa Susan telah beragama Islam. Ibundanya menyebutnya ‘korban Islam’. “Ibu memeluk saya tapi ia menangis.” ungkap Susan.

Hari-hari berikutnya hubungan Ibunda Susan dengan Susan adalah masa-masa yang paling sulit hingga 8 tahun berjalan suasana antara keduanya sudah mulai membaik. Bahkan ibunda Susan sering membelikan jilbab untuk Susan dan hadiah kepada anak-anak Susan ketika Idul Fitri.

“Saya mencintai Islam dan Muslim, tanpa keraguan. Orang-orang yang paling mengagumkan dan paling inspiratif yang pernah saya temui adalah kaum Muslimin, dan hal itu membantu saya untuk tidak menarik diri sama sekali dari tengah masyarakat. Ketika saya membiarkan agama bicara untuk dirinya sendiri melalui tradisinya, melalui para ulama dan teks-teks suci, untuk melawan apa yang ditulis para wartawan di tabloid-tabloid dan perilaku muslim yang menggemparkan, saya menemukan bahwa Islam adalah agama yang penuh kedamaian, egalitarian, berkeadilan sosial dan keseimbangan yang indah antara spiritual dan intelektual.”

Sejak ia memeluk Islam, ia mendakwahkan Islam. Ia mendirikan Salam cafe yang ditayangkan secara nasional oleh televisi Australia. Ia sering diundang sebagai pembicara di kampus, masjid, organisasi bisnis, gereja, bahkan komunitas Yahudi. Ia juga sering mendapat penghargaan sebagai tokoh muslim Australia 2004 dan mendapatkan hadiah 2000 dollar Australia.[NH]

3 responses to “Menikahlah dengan siapa saja, asal bukan seorang Muslim

  1. impressive story…allah blessess you, susan…

  2. Salut buat anda semoga anda senantiasa mendapatkan rahmat dari Allah amin

  3. Wahai saudaraku Susan…Semoga Istiqomah dalam Islam, agama rahmatan lil alamin..InsyaAlloh Alloh akan senantiasa menjagamu..Amin…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s