Category Archives: Politik

Kasus Pelecehan Seks Dipertanyakan Komite PBB kepada Vatikan

gereja-vatikan-_130629122231-575Sebuah komite PBB memeriksa dengan berulang-ulang Vatikan atas kasus skandal pelecehan seks anak secara global yang melibatkan para pendeta.

Untuk kedua kalinya pada tahun ini, dalam sidang selama dua jam di Jenewa, Swiss, pada hari Senin, Komite PBB Melawan Penyiksaan meluncurkan serentetan pertanyaan kepada delegasi Vatikan, dengan menuduh gereja menghindari tanggung jawab dalam masalah ini. Baca lebih lanjut

Partai An-Nur dipermalukan As Sisi Setelah Menyatakan Dukungannya

Partai An Nur Mesir

Analisis berita media Inggris tentang dialog calon presiden Abdul Fattah al-Sisi pada Channel “CBC” bahwa Sisi akan mendepak kelompok Salafi yang mendukung rezim kudeta, serta menyatakan dukungannya dalam pemilihan presiden, dua hari sebelum dialog ini.

Situs berita Inggris “Middle East” mengutip dari Sisi yang mengatakan: “Partai Salafi An-Nur tidak diperhitungkan sedikitpun.” Ia juga mengatakan bahwa Konstitusi yang telah disetujui oleh Partai Salafi An-Nur sendiri melarang partai-partai berasaskan keagamaan. Baca lebih lanjut

New York bubarkan unit pemantau Muslim

bill-de-blasioMedia AS memberitakan bahwa ada sebuah Unit Demografi rahasia yang mengirim detektif berpakaian sipil untuk memata-matai umat islam dengan mendengarkan percakapan ditempat biasa umat islam berkumpul dan mendokumentasikannya.

Pasukan ini beberapa waktu yang lalu telah dituntut dalam gugatan hukum federal. Informasi tentang pasukan rahasia ini telah memicu kemarahan dari kelompok-kelompok yang membela hak sipil.

Dalam sebua dokumen dilaporkan bahwa hal tersebut memicu kaum Muslimin di AS tidak lagi mempercayai petugas penegak hukum Baca lebih lanjut

Hidden Agenda Miss World

WALAUPUN menuai banyak protes dan kecaman dari beberapa pihak seperti ulama,para mubalighoh,ormas Islam bahkan masyarakat, pemerintah tetap memuluskan jalannya penyelenggaraan acara Miss World 2013. Acara Miss World tahun ini relatif kontradiktif karena memang bertempat di Indonesia ,yaitu di Bali 4-15 September dan di Sentul Bogor 28 September 2013.

Dengan berdalih untuk meningkatkan devisa negara dari sektor pariwisata dan bisnis ekonomi kreatif,sekaligus juga mendongkrak ketenaran Indonesia dalam pergaulan dunia, panitia penyelenggara semakin leluasa mengantongi ijin dari pemerintah.Tetapi benarkah demikian adanya?
Menurut sosiolog UI,Ida Ruwaida biaya yang dikeluarkan untuk menggelar perhelatan akbar itu sangat besar. Oleh karena itu para pelaku industri kecantikan akan berusaha mencari keuntungan dari pasar Indonesia. Padahal menurut Ida, dari sisi promosi pariwisata,ajang Miss World 2013 tidak terlalu memberi kontribusi(Radar Sukabumi). Baca lebih lanjut

IRAK: Bom Meledak di Masjid Muslim Sunni, 13 Tewas

Sebuah bom meledak di luar sebuah masjid Sunni di Baghdad pada Sabtu malam, menewaskan sedikitnya 13 orang meninggal dan memperluas gelombang kekerasan di Irak sejak bulan suci Ramadhan dimulai.

Sebuah serangan terpisah di timur laut pemakaman Baghdad menewaskan tiga orang. Baca lebih lanjut

Bulan Puasa, Empat Juta Warga Muslim Suriah kekurangan Pangan

Empat juta warga muslim di negeri konflik Suriah terancam tidak dapat menjalankan puasa layaknya muslim yang lain. Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) mengatakan, kondisi tersebut disebabkan langkanya bahan kebutuhan pangan.

”Itu berarti seperlima warga di sini (Suriah) tidak dapat mengakses makanan secara mudah,” kata badan internasional terbesar yang bermarkas di New York, Amerika Serikat (AS), seperti dilansirReuters, Rabu (10/7).

Jika pun ada, menurut PBB, komoditas pangan tersebut punya harga selangit.Reuters melansir situasi di Ibu Kota Damaskus sebelum masyarakat muslim di Negeri Poranda itu menjalankan ibadah puasa di Bulan Ramadhan. Otoritas setempat menetapkan 1 Ramadhan tepat saat Rabu (10/7) waktu setempat.

Kondisi memprihatinkan dan harapan warga pun menipis. Pasar-pasar tetap buka. Tapi hanya menjajakan bahan pangan terbatas dengan biaya tak terjangkau. ”Kami sangat menderita dengan situasi ini. Kami punya uang, tapi kami tidak mendapatkan (makanan) apa-apa,” kata seorang perempuan bernama Samih.

Seorang pemilik toko makanan di Damaskus, Haytam al-Hareth mengatakan, dirinya terpaksa menggunakan menejemen kompleks untuk membagi bahan panganan. Sebagian dia jual untuk membantu sesama korban perang. Sementara keluarganya juga membutuhkan.’

‘Kami benar-benar berharap agar semua ini (perang sipil) diselesaikan. Kami akan baik-baik saja jika situasi ini berakhir,” katanya.[] (ROL/fm)