Tag Archives: analisis

Partai An-Nur dipermalukan As Sisi Setelah Menyatakan Dukungannya

Partai An Nur Mesir

Analisis berita media Inggris tentang dialog calon presiden Abdul Fattah al-Sisi pada Channel “CBC” bahwa Sisi akan mendepak kelompok Salafi yang mendukung rezim kudeta, serta menyatakan dukungannya dalam pemilihan presiden, dua hari sebelum dialog ini.

Situs berita Inggris “Middle East” mengutip dari Sisi yang mengatakan: “Partai Salafi An-Nur tidak diperhitungkan sedikitpun.” Ia juga mengatakan bahwa Konstitusi yang telah disetujui oleh Partai Salafi An-Nur sendiri melarang partai-partai berasaskan keagamaan. Baca lebih lanjut

Iklan

Bantuan Muslim Indonesia Terlambat 2 Tahun untuk Suriah

Mujahidin SuriahPerjuangan para Mujahidin di bumi Suriah terus berlangsung. Berbagai upaya dilakukan oleh para Mujahidin untuk membela kemerdekaan yang terenggut oleh penguasa diktator. Tak hanya sendirian, para Mujahidin meminta bantuan kepada sesama Muslim diberbagai belahan dunia. Sayangnya Muslim di Indonesia justru belum tahu banyak tentang perlawanan Muslim yang tengah dizhalimi rezim Syiah Nushairi Basyar Asad tersebut.

Eramuslim adalah salah satu media yang mengirimkan Redaksinya untuk meliput di Suriah. Saat salah satu Redaksi Eramuslim menemui beberapa kelompok jihad yang ada di Suriah, mereka sampaikan salam dan simpati Muslim Indonesia kepada para Mujahidin. Redaksi Eramuslim menyampaikan bahwa Muslim di Indonesia adalah mayoritas, sekitar 85 persen hingga 90 persen dari 230 juta penduduknya. Para Mujahidin bertasbih dan bersyukur  saat disebutkan bahwa hampir seluruh muslim di Indonesia adalah Ahlussunnah. Baca lebih lanjut

Khilafah, Totalitarianisme dan Teokrasi

Dukungan luas untuk mendirikan kembali negara khilafah kini semakin terlihat jelas. Berbagai survei ataupun jajak pendapat menunjukkan bahwa sebagian besar menginginkan syariah dan khilafah. Terbukti, pada Agustus 2007 Hizbut Tahrir Indonesia menyelenggarakan sebuah Konferensi Khilafah di Indonesia. Sebanyak lebih dari 100.000 umat Islam memadati stadion GBK (Gelora Bung Karno), sementara jutaan umat lainnya diseluruh dunia ikut menyuarakan dukungan mereka.

Baca lebih lanjut

Syariat Islam Mengakomodasi Keragaman dan Kebhinekaan

Formalisasi syariat Islam dianggap sebagai ancaman bagi kebhinekaan. Lantas, benarkah bila syariat Islam diterapkan, semua orang dipaksa memeluk agama Islam?  Benarkah formalisasi syariat Islam akan diiringi dengan penyeragaman (uniformisasi) agama, budaya, pemikiran, dan pandangan hidup?  Benarkah akan terjadi peminggiran peran kelompok minoritas jika syariat Islam diterapkan dalam koridor negara?

Berikut paparan mengenai penerapan syariat Islam di tengah keragaman agama, keyakinan, dan budaya, ditinjau dari sisi sejarah dan nash-nash syariat. Juga mengetengahkan cara pandang dan solusi Islam terhadap keragaman budaya, agama, dan pemikiran. Baca lebih lanjut

AS Rancang Komunikasi Politik Dengan Partai Islam Mesir Pemenang Pemilu

muslim posSitus Islammemo mengutip laporan seorang wartawan Mesir yang mengatakan: “Beberapa jam terakhir ini saya menyaksikan kontak intensif antara Kedutaan Besar AS di Kairo dendan sejumlah tokoh-tokoh kelompok Islamis di Mesir, termasuk para pemimpin terkemuka partai “Kebebasan dan Keadilan” yang berasal dari “Ikhwanul Muslimin” dan perwakilan dari partai “An-Nur”, serta tokoh-tokoh gerakan Salafi, menyususl kemajuan yang diraih kekuatan Islam dalam pemilihan parlemen putaran pertama.”

Surat kabar Mesir “Almasryoon” mengatakan: “Telah dibahas selama dialog sejumlah isu-isu vital, terutama masa depan hubungan antara Mesir dan Amerika Serikat, dan sikap terhadap perjanjian damai antara Mesir dan “Israel”, serta penyelesaian masalah Timur Tengah, hubungan politik dan ekonomi dengan negara-negara Arab, pada umumnya dan isu-isu kepentingan bersama lainnya.” Baca lebih lanjut

Mengapa Kaum Islamis Menggusur Sekuler?

Mereka mengklaim bahwa revolusi Arab dimulai oleh pemberontakan kaum liberal. Sebaliknya, kejatuhan para tirani Arab telah membawa kemujuran dan kemenangan bagi kalangan Islamis di panggung politik.

Usai pemilu di negara-negara Arab dan Afrika Utara, partai-partai yang berbasis pada ideologi Islam telah menghancurkan kaum liberal. Partarungan politik di sejumlah negara Arab dengan sangat telak dimenangkan kaum Islamis, dan menyingkirkan kaum liberal dari kancah politik. Baca lebih lanjut